
Blitar – Guna memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi terus melakukan pegembangan Inovasi.
Salah satunya yaitu melalui program Farmasi Rawat Jalan No Antrian atau biasa disebut Arjuna. Program ini berfokus pada layanan menebus obat (bukan racikan), secara mudah.
Selama ini, antrean panjang pengambilan obat di rumah sakit menjadi salah satu keluhan warga masyarakat. Namun tidak dengan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dimana para pasien rawat jalan bisa langsung mendapatkan obat dengan waktu yang singkat.
Melalui program Arjuna ini, para pasien bisa mendapatkan obat secara cepat dan mudah. Tak perlu antre, hanya butuh waktu sekitar 8 menit.
RSUD Ngudi Waluyo Wlingi sendiri, sudah sejak tahun 2021 yang lalu menerapakan program Arjuna ini.
Penanggungjawab Program Arjuna Yenie Rosalina mengatakan, dengan adanya pengembangan inovasi program tersebut, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi jadi lebih unggul melebihi standar antrean obat rawat jalan yang telah ditetapkan Kemenkes yaitu maksimal 30 menit. Caranya dengan menyiapkan apotek khusus Arjuna dan dibedakan dengan apotek untuk kelasa umum.
Sedangkan untuk persyaratan pasien yang dilayani dengan program Arjuna ini juga cukup simple, yakni para pasien yang resep obatnya tidak lebih dari lima jenis obat, atau mereka yang mendapatkan program kesehatan dari pemerintah.
“Jadi bagi pasien yang mendapatkan maksimal 5 jenis obat bukan racikan, bisa secara langsung mendapatkan pelayanan mengambil obat di Depo Arjuna,” ucap Yenie Rosalina, Selasa ( 3/10/2023).
Yenie juga menambahkan, para pasien yang mendapatkan layanan program Arjuna, juga tak perlu antre berlama-lama. Untuk pengambilan obat hanya butuh waktu sekitar 8 menit. Sedangkan untuk pelaksanakanya, saat pasien keluar dari poli, cukup tinggal diarahkan saja menuju Depo Arjuna yang letaknya ada didepan RSUD Ngudi Waluyo.
Saat mengambil obat, para pasien cukup memberikan fotocopy kartu BPJS. Selain mudah program layanan Arjuna juga dipastikan aman.
“Sengaja kita bangun Depo Arjuna di dekat pintu keluar. Jadi setelah mengambil obat para pasien bisa langsung pulang. Makanya kita bikin senyaman mungkin. Selain cepat, layanan Arjuna ini juga sangat mudah dan aman,”jelas Yenie.
Sementara, apabila pasien merasa waktu tunggu 8 menit masih terasa lama, Inovasi Arjuna juga memberikan pelayanan antar obat melalui jasa kurir Pos Indonesia.
“Setelah pasien mendapatkan resep obat, bisa langsung kontak melalui Call Center Arjuna, dan obat bisa ditunggu di rumah,” pungkasnya.
Jasa layanan antar obat ini sekaligus juga menjadi salah satu upaya peningkatan layanan program Arjuna. Meski dikirim lewat pos, namun para pasien masih tetap bisa berkomunikasi bila menemukan kesulitan tentan tatacara penggunaan obat, yakni dengan menghubungi Whatsapp Arjuna di 0856-4544-9348.(sk)








