
Bangkalan โ Jumat, (25/2/2022) Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan / Rumah Isolasi OTG Provinsi Jawa Timur (RSDLB/RI-OTG Jatim) kembali merilis aktifitas dan kondisi terkini pasien yang dirawat.
Kamis (24/2/2022) siang Pukul 13.30 WIB mendapatkan kunjungan Asops Kodam V Brawijaya, Kolonelย Inf Andi Mustafa Akad, SE.ย didampingi Dandim Bangkalan Letkol Inf Syarifuddin Liwang.
Mereka disambut Mayor Ckm Sumardi S.Kep., Ners. M.M., M.Kes., (Koordinator Pelayanan Penunjang Umum RSDLB), dr Clarissa Azalia Maheswari (dokter), Muhammad Halilih, S.Kep. Ns. (perawat).
Kunjungan ini untuk mengecek jumlah kepastian kapasitas tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19.
Mayor Sumardi menjelaskan, RSDLB memiliki 5 gedung sebagai tempat isolasi dan perawatan pasien untuk kategori tanpa gejala dan gejala ringan. Total kapasitas yang tersedia saat ini sejumlah 380 bed. Kondisi ini dirasakan masih cukup untuk tempat isoter bagi warga Jatim yang terpapar Covid-19, disamping berbagai tempat yang sudah tersedia.
Kolonel inf Andi menyimak penjelasan di dalam tenda administrasi RSDLB serta memastikan kondisi di zona merah melalui CCTV di tenda tersebut. Kunjungan ini untuk memastikan dan memantabkan kesiapan Forkompinda Jatim dalam penanganan gelombang ketiga Covid-19 di Jawa Timur.
Sementara itu, Radian Jadid Ketua Pelaksana Program Pendamping Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC-RSDLB) menjelaskan, Jumat (25/2) RSDLB melaksanakan wisuda sejumlah 6 orang (3 laki-laki dan 3 perempuan). Dengan demikian sudah 86 orang yang sembuh dan diwisuda semenjak reaktivasi.
Hingga pukul 15.00 WIB, dari total 103 pasien yang dirawat, kini tinggal 17 orang (7 laki-laki dan 10 perempuan).
ย “Semoga yang di dalam segera menyusul untuk diwisuda, semua segera sembuh dan kembali ke keluarga serta beraktifitas seperti sedia kala. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan tidak ada lagi pasien di RSDLB. Sehingga semua personil bisa mengabdi di kerja-kerja kemanusiaan lainnya.” pungkas Jadid. (ab)








