Kediri – Oskigen merupakan salah satu sarana penting bagi penunjang penyembuhan pasien Covid- 19. Dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Kediri, pasokan oksigen bagi pasien yang terpapar, sempat terhambat. Hal tersebut langsung mendapat tindak lanjut Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. Yaitu, dengan memanggil dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, diantaranya dari suplier oksigen samator dan juga merak jaya. Selain itu, pihak kejaksaan negeri Kabupaten Kediri juga mendatangkan dua pihak dari Rumah Sakit Simpang Lima Gumul (SLG) dan juga Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK).
Usai melakukan koordinasi, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri menjelaskan, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak supleyer oksigen dan juga dua dari pihak rumah sakit di Kediri. Koordinasi ini berkaitan dengan kebutuhan dan pasokan oksigen yang beberapa waktu sempat mengalami kelangkaan.
Sementara, dari pihak PT Samator, penyedia oksigen, mengungkapkan bahwa memang terjadi sendatan pasokan oksigen ke beberapa rumah sakit. Akan tetapi, tidak sampai lama, hanya satu dua hari. Kondisi itu karena bahan baku yang dipasok dari luar daerah mengalami hambatan. Selain itu, hal serupa juga terungkapkan oleh perwakilan rumah sakit di Kediri, bahwa oksigen untuk pasokan di rumah sakit sempat terhambat. Beruntung stok masih cukup untuk pasien yang terpapar Covid- 19.
Dengan koordinasi, kelangkaan oksigen ini Satgas Penanganan Covid-19 Kediri harap tidak sampai terjadi lagi. Yaitu dengan melakukan penambahan pasokan oksigen di beberapa rumah sakit. (me)








