spot_img
Kamis, Maret 26, 2026
Beranda Banyuwangi Jalan Penghubung Desa Rusak, Pemuda Geram hingga Tanam Pohon Pisang

Jalan Penghubung Desa Rusak, Pemuda Geram hingga Tanam Pohon Pisang

289

Banyuwangi – Puluhan pemuda dari desa Kandangan dan Sarongan beraksi dengan menanam pisang sepanjang bahu jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut. Aksi tanam pisang sepanjang 4 hingga 5 kilometer ini merupakan aksi kedua yang dilakukan oleh pemuda tersebut. Sebelumnya, mereka juga pernah melakukan aksi damai dengan menembel jalan berlubang dengan tanah dan memasang spanduk.

Dwi Handoko, salah satu warga desa tersebut, menyampaikan bahwa aksi ini diharapkan bisa menjadi perhatian bagi pemerintah agar jalan yang sudah rusak bertahun-tahun ini segera diperbaiki. Dengan demikian, perekonomian dan harga sembako di desa Sarongan dan Kandangan diharapkan bisa sejajar dengan kecamatan lain.

“Aksi sebelumnya juga pernah kami lakukan menjelang puasa dengan menembel jalan berlubang dengan tanah dan memasang poster-poster,” ungkap Dwi Handoko. “Namun, aksi pertama itu belum ada realisasinya, sehingga kami terpaksa melakukan aksi lagi dengan menanam pisang tersebut.”

Tuntutan mereka cukup sederhana, yaitu meminta agar jalan sepanjang 5 kilometer tersebut diaspal hotmix atau dicor. Jika jalan hanya diperbaiki dengan tembel sulam, para pemuda tersebut menolak karena menilai bahwa tembel sulam tidak akan bertahan lama.

“Maka dari itu, kami berharap pemerintah bisa segera merespon tuntutan kami,” pungkas Dwi.