Mojokerto – Presiden RI Joko Widodo berniat memasukkan sebagian tanah dan air dari seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam pembangunan IKN yang baru di Penajam Paser, Kalimantan Timur.
Dalam hal ini, Presiden menginstruksikan gubernur se-Indonesia membawa sebagian tanah dan air daerah masing-masing ke lokasi ibu kota baru. Para kepala daerah akan melaksanakan instruksi itu secara serentak pada Minggu, (13/3/2022).
Menindaklanjuti hal itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari melakukan prosesi pengambilan tanah dan air bumi Majapahit dari situs Sumur Upas yang terletak di komplek Candi Kedaton, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, untuk dibawa ke IKN Nusantara.
Khofifah menjelaskan, alasan utama Provinsi Jawa Timur mengambil tanah dan air bumi Majapahit menjadi perwakilan yang akan dibawa ke Kalimantan Timur, mengingat nama calon IKN adalah Nusantara.
Khofifah berharap, prosesi pengambilan tanah dan air bumi Majapahit dapat menjadi kontribusi bagi Provinsi Jawa Timur. Karena, nama Nusantara yang ditentukan oleh Presiden Republik Indonesia menjadi nama IKN baru berada dalam Sumpah Palapa.
Setelah melakukan prosesi pengambilan tanah dan air bumi Majapahit di situs Sumur Upas, Khofifah bersama Bupati Ikfina dan Ning Ita melanjutkan perjalanan menuju Situs Kumitir yang berada di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto untuk melakukan peninjauan. (red)








