
BANYUWANGI, JAWA TIMUR – Aksi pencurian mengguncang ketenangan warga Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Peralatan elektronik, tabung gas, hingga celengan berisikan uang menjadi incaran malam yang tak berkepala tersebut. Kejadian ini terjadi ketika pemilik rumah sedang berada di kampung halaman, membuatnya harus menelan pil pahit atas kehilangan harta berharga.
Nurul Mukaromah, wanita berusia 35 tahun asal Desa Jambewangi, harus merasakan nasib apes sebagai korban aksi pencurian tersebut. Rumahnya menjadi sasaran empuk pencuri yang entah bagaimana berhasil merangsek masuk melalui langit-langit rumah. Kejadian ini terjadi saat pemilik rumah sedang berada di kampung halamannya.
Kepergian pemilik rumah ke kampung halaman di Kabupaten Blitar selama hampir 5 bulan membuat rumahnya sepi dan menjadi target empuk bagi pencuri. Dengan keberanian yang luar biasa, sang pencuri bahkan merusak langit-langit rumah, gerendel pintu kamar, dan ruangan tengah.
Dugaan pencurian ini mengemuka ketika tetangga Nurul curiga melihat kerusakan pada langit-langit rumahnya pada Kamis malam. Namun, kerugian yang dialami Nurul Mukaromah tidak hanya terbatas pada kerusakan fisik. Peralatan berharga seperti televisi 32 inch, dua tabung gas, dan peralatan pertukangan milik suaminya juga raib digondol oleh pencuri yang belum teridentifikasi ini.
Tak hanya itu, tiga buah celengan berbentuk ayam yang berisikan uang milik putri Nurul juga menjadi sasaran pencuri yang tak kenal belas kasihan. Bahkan, sang pencuri berhasil lolos dari radar penjagaan tetangga sebelum akhirnya tindakan curangnya terbongkar.
Nurul Mukaromah mengaku heran dengan peristiwa yang menimpanya. Sebelumnya, meskipun sering ditinggalkan saat bepergian ke kampung halaman, rumahnya tidak pernah disatroni oleh pencuri. Meskipun begitu, Nurul Mukaromah masih menjaga hati yang ikhlas dan belum memiliki keinginan untuk melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib.
Perlu dicatat bahwa ini bukanlah kali pertama aksi pencurian terjadi di lingkungan tempat tinggal Nurul Mukaromah. Sebelumnya, tetangganya juga mengalami nasib serupa dengan kerugian mencapai 5 juta rupiah akibat aksi pencurian. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi warga setempat, yang semakin sadar akan pentingnya meningkatkan keamanan di lingkungan mereka.
Masyarakat Banyuwangi Jawa Timur harus tetap waspada dan berkolaborasi untuk menjaga keamanan lingkungan mereka. Semoga kasus pencurian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak tentang pentingnya meningkatkan sistem keamanan rumah dan komunitas.








