
Surabaya – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap sebanyak enam orang terduga teroris di wilayah Jawa Timur selama dua hari melakukan operasi padaMinggu dan Senin (16/8/21). Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Polisi Gatot Repli Handoko mengungkapkan ada enam orang terduga teroris. Penangkapan tersebut masing-masing satu orang. Diantaranya berada di Lamongan, Tuban, Surabaya, Sidoarjo, dan Malang.
“Satunya itu asal Jombang tapi tertangkapnya di Karanganyar, Jateng (Jawa Tengah),” ujarnya. Gatot menjabarkan tim Densus 88 menangkap dua orang terduga teroris, sementara pada Senin ini tertangkap empat orang.
Mengenai identitas maupun rincian penangkapan, Gatot enggan menyampaikannya lebih jauh dan menegaskan jika Polda Jatim hanya membantu Densus 88 Antiteror Polri. “Polda Jatim hanya mem-back-up. Untuk data lengkapnya, nanti Mabes Polri yang rilis,” katanya, menegaskan.
Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di Jalan Jagir Wonokromo, Surabaya, Senin pagi.
Ketua RT 12/RW 03 Kelurahan Jagir, Wonokromo, Muksin, mengatakan tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris berinisial E yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual barang rumah tangga. Dari penggeledahan tersebut, tim Densus 88 Antiteror membawa sejumlah barang bukti berupa kotak amal dan buku. (antara/dk/ed:zl)








