spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda RAGAM BERITA Dedikasi Untuk Kota Kediri: Kolaborasi Politisi, Jurnalis dan Produser Kediri Ciptakan Lagu...

Dedikasi Untuk Kota Kediri: Kolaborasi Politisi, Jurnalis dan Produser Kediri Ciptakan Lagu “Taman Ramah IPLT Nan Indah”

12

MADUTV, KEDIRI – Keberadaan Taman Ramah menuju Kawasan IPLT Kota Kediri membuka ruang inspirasi seorang Politisi yang juga Pengusaha, Jurnalis maupun Produser di Kediri membuat lirik lagu yang resmi di dedikasikan untuk Kota Kediri dengan membuat Lagu Berjudul Taman Ramah IPLT Nan Indah.

Hasil buah inspirasi dan pemikiran maupun ide ini terwujud untuk memberikan nilai Positif terhadap Kota Kediri yang akhirnya diluncurkan ditengah tengah Giat Ramadhan Fest Campurejo 2026 Kota Kediri yang berlangsung selama setengah Bulan.

Dengan Semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan, Kolaborasi apik diantaranya Hj.Mistiani selaku Politisi yang juga Pengusaha ini mengandeng salah satu Jurnalis yang biasa disebut Phepen dan salah satu Produser Musik Media di Kediri Bung Didik Heri lagu ini tercipta atas kebanggaan warga Barat Sungai Brantas yang telah memiliki Taman yang cocok untuk Wahana Wisata Keluarga setiap harinya. view Gunung Klotok Nan Indah ditambah Hijaunya Pepohonan dilokasi serta angin yang berhembus maupun luasan taman sangat cocok untuk bercengkrama keluarga, anak anak maupun orang luar Kota Kediri untuk bisa melepas penat dalam kegiatan seharinya.

Tak kalah syahdu dengan keberadaan UMKM Kediri yang juga turut menambah perputaran perekonomian di Barat Sungai yang jauh dari hiruk pikuk kendaraan.

Lagu yang bengenre Dangdut Modern itu diluncurkan disela kegiatan Pasar Takjil Ramadhan yang dikemas dalam Ramadhan Fest Campurejo 2026 yang bertempat tengah di Taman Ramah IPLT Kota Kediri yang telah selesai dibangun akhir 2025 lalu tersebut.

Nuansa keakraban terasa kuat diacara Ramadhan Fest Campurejo tersebut ketika Ratusan warga tumplek blek dilokasi. Kegiatan yang digagas oleh Paguyuban Wahana Wisata Keluarga Taman Ramah IPLT Kota Kediri, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, RT/RW, LPMK dan Karang Taruna itu menjadi saksi sejarah kebanggaan dan rasa syukur atas keberadaan Taman dibarat sungai Brantas Nan Indah. Kegiatan Ramadhan Fest yang juga ada pembagian takjil di kawasan Taman Ramah IPLT Kota Kediri tersebut dilakukan, Sabtu (7/3/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung mulai 7 hingga 14 Maret 2026 tersebut menjadi ruang kolaborasi masyarakat sekaligus upaya menggerakkan ekonomi lokal melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan Campurejo.

Berbagai unsur masyarakat turut hadir dalam kegiatan ini, mulai dari Lurah Campurejo, Kasi Trantib, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua LPMK, Ketua Karang Taruna, Sejumlah Ketua Lingkungan RT RW maupun pengurus Paguyuban WWK ( Wahana Wisata Keluarga) hingga perwakilan tiga perguruan silat besar yakni PSHT, IKSPI, dan Pagar Nusa. Dari kesemua itu juga berpartisipasi dalam aksi sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Campurejo, Aiptu Dwi Kiswanto, yang turut melakukan pengamanan kegiatan menyampaikan bahwa pihaknya memastikan rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadhan dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

“Kami melaksanakan pengamanan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan Fest ini berjalan tertib, aman dan lancar. Alhamdulillah hingga saat ini situasi terpantau kondusif dan masyarakat sangat antusias,” ujar Aiptu Dwi Kiswanto.

Ia juga mengapresiasi sinergi berbagai unsur masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari perangkat kelurahan, pemuda hingga organisasi kemasyarakatan yang bersama-sama menjaga suasana tetap damai.

Sementara itu, Lurah Campurejo, Suntoro, menilai Ramadhan Fest bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

“Ramadhan Fest ini kami harapkan menjadi wadah kebersamaan masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM di Campurejo agar bisa berkembang dan meningkatkan perekonomian warga,” jelas Suntoro.

Sejauh ini dukungan masyarakat yang begitu besar menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat dalam kehidupan warga. (Ef)