
Bandung – Dukung upaya pemerintah dalam percepatan vaksinasi, ikatan keluarga alumni Universitas Padjadjaran menggelar vaksinasi bagi ratusan penyandang disabilitas, di Dome Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu pagi. Bahkan, IKA Unpad mendapat mandat langsung dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk membantu proses vaksinasi penyandang disabilitas se-Jawa Barat, yang targetnya akan selesai menyeluruh pada bulan September 2021 mendatang.
Ratusan penyandang disabilitas asal Kota/Kabupaten Bandung mengantre untuk mendapat vaksin. Vaksinasi khusus bagi penyandang disabilitas dan keluarganya ini terlaksana oleh ikatan keluarga alumni Universitas Padjadjaran atau IKA Unpad. Total sebanyak 600 orang, terdiri dari penyandang disabilitas dan pendamping. Secara antusias mereka hadir untuk mengikuti vaksinasi ini. Selain menggaet fakultas kedokteran Unpad, untuk mensukseskan kegiatan ini, IKA Unpad harus menggandeng sejumlah tenaga ahli untuk menampingi peserta vaksinasi. Mulai dari penuntun bagi peserta tuna netra, peserta yang menggunakan kursi roda, hingga juru bahasa isyarat bagi peserta tuna wicara dan tuna rungu.
Kegiatan ini mendapat tinjauan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan wakil bupati Bandung, Sahrul Gunawan. Dalam kesempatan ini, pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengajak seluruh ikatan alumni lainnya di Jawa Barat untuk ikut serta berperan aktif dalam menyukseskan program percepatan vaksinasi pemerintah pusat. Seperti halnya yang terlaksana oleh IKA Unpad, mengingat minimnya jumlah tenaga untuk menggelar vaksinasi warga Jawa Barat.
Sementara itu, ketua IKA Unpad, Irawati Hermawan, mengaku senang kegiatan ini mendapat dukungan penuh pemerintah. Irawati juga menyampaikan siap meneruskan kegiatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas se-Jawa Barat, sesuai dengan mandat Ridwan Kamil. Targetnya selesai pada bulan September 2021 mendatang, dengan jumlah dosis sebanyak 120.000 vaksin.
Dengan vaksinasi bagi penyandang disabilitas oleh IKA Unpad ini para pemimpin di Jabar berharap bisa menginspirasi kalangan lain. Turut serta membantu program percepatan vaksinasi pemerintah pusat, yang menargetkan 80% masyarakat Indonesia tervaksin pada bulan Desember 2021 mendatang. (ht)








