spot_img
Kamis, Maret 19, 2026
Beranda BERITA VIDEO Akibat Musim Kemarau Berkepanjangan disertai Angin Kencang, Sebanyak 25 Rumah Terbakar di...

Akibat Musim Kemarau Berkepanjangan disertai Angin Kencang, Sebanyak 25 Rumah Terbakar di Jakarta Pusat

269

JAKARTA PUSAT – Musim kemarau yang berkepanjangan dan angin kencang menimbulkan kebakaran hebat di kawasan permukiman padat penduduk di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (4/9/2023) sore. Kejadian ini menyebabkan sebanyak 25 rumah hangus terbakar, memaksa 53 jiwa kehilangan tempat tinggal mereka.

Menurut keterangan dari Ketua RW 02, Yoedo Arnanto, kebakaran ini pertama kali bermula di sekitar Apotek Bimasakti dan Restoran Lestari Moon. Cuaca angin kencang membuat api dengan cepat menjalar ke belakang restoran dan apotek, dan tak lama kemudian, kebakaran besar tak bisa dihindarkan. Api berasal dari sebuah gang sempit dengan bangunan semi permanen, yang menyebabkan api meluas dengan cepat dan menghanguskan sejumlah rumah warga yang tidak bersalah.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menerima laporan tentang kebakaran ini sekitar pukul 16.10 WIB. Dalam waktu singkat, sekitar pukul 16.20 WIB, 27 unit mobil pemadam kebakaran dan 112 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman dilakukan dengan gigih, dan akhirnya, kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB.

Meskipun penyebab pasti kebakaran ini masih belum diketahui, masyarakat dan petugas kebakaran telah bersatu dalam upaya pemadaman yang berhasil mengatasi bencana ini. Meskipun 25 rumah hangus terbakar, kita harus memberikan apresiasi untuk upaya keras yang telah dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dan semangat gotong-royong masyarakat setempat.

Kita berharap agar pihak berwenang dapat memberikan bantuan dan dukungan yang cukup kepada para korban kebakaran agar mereka dapat segera mendapatkan tempat tinggal baru dan kembali ke kehidupan normal. Semoga peristiwa ini juga menjadi pengingat untuk selalu waspada terhadap risiko kebakaran, terutama di musim kemarau yang panjang.