
Bandung – Sebuah kebakaran dahsyat melanda sebuah rumah 2 tingkat di Jalan Cipaku 2, Gang Bapak Arsadi RT.01/RW.02, Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat pada hari Minggu, 10 September siang. Kejadian tragis ini disebabkan oleh insiden yang mungkin sering terjadi di rumah-rumah kita: charger HP yang tertancap pada stop kontak.
Rumah yang terbakar, yang sebelumnya terbagi menjadi empat petak, kini hanya tinggal puing. Keempat petak tersebut dihuni oleh beberapa keluarga, termasuk Atang Juhana (58), Endi Sopian, dan Ny. Popon, yang semuanya mengalami kerugian besar dalam peristiwa ini. Atang Juhana sendiri merupakan kepala keluarga dari satu KK yang beranggotakan dua jiwa, sementara Endi Sopian satu KK dengan enam jiwa, dan Ny. Popon satu KK dengan tiga jiwa.
Kejadian tragis ini pertama kali diketahui oleh Lili Karneli, Ketua RT.01, ketika ia menerima laporan dari warga setempat bahwa ada kepulan asap yang berasal dari lantai dua rumah tersebut. Tanpa ragu, Lili Karneli langsung berteriak meminta pertolongan, dan masyarakat sekitar yang peduli dengan cepat berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, upaya awal tersebut tidak berhasil karena api dengan cepat meluas.
Warga segera melapor ke Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DISKAR PB) Kota Bandung, yang merespon dengan sangat cepat. Kepala UPT Wilayah Utara, Asep Sudrajat, mengatakan bahwa timnya tiba di lokasi kebakaran hanya dalam waktu tujuh menit setelah menerima laporan pada pukul 13.40 WIB. Namun, situasi pemukiman yang padat menyulitkan mobil pemadam kebakaran untuk mendekati lokasi kebakaran.
Dalam upaya keras untuk memadamkan api, DISKAR PB Bandung membentangkan selang pemadam sepanjang 50 meter melalui gang-gang sempit. Bantuan juga datang dari Mako Pusat dan UPT Wilayah Barat untuk membantu upaya pemadaman. Berkat kerja keras dan kesigapan anggota Damkar, api berhasil dipadamkan dalam waktu hanya 1 jam 10 menit.
Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari charger HP yang terhubung ke stop kontak dan kemudian jatuh hingga mengenai lantai yang terbuat dari triplek. Kejadian ini merupakan pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan listrik dan pemakaian perangkat elektronik dengan bijak.
Kita patut bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan kita juga mengapresiasi respons cepat dari tim DISKAR PB Bandung yang telah bekerja keras untuk memadamkan api. Semoga keluarga yang terdampak bisa segera mendapatkan bantuan dan pemulihan yang mereka butuhkan. Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan perangkat listrik di rumah demi mencegah kebakaran serupa terjadi di masa depan.








